Pantaskah Kita?
Pasti lo udah sering denger ini fir
“Laki-laki yang BAIK adalah untuk perempuan yang BAIK, perempuan yang BAIK adalah untuk laki-laki yang BAIK (pula)” [QS An-Nur: 26]
Ayatnya ga bilang semacam ini kan,
“Laki-laki yang GANTENG adalah untuk perempuan yang CAKEP, perempuan yang CAKEP adalah untuk laki-laki yang GANTENG (pula)”
Ganteng, kaya, etc. Do u realize the difference? Ukuran baik itu pun ternyata relatif:
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. [QS Albaqarah: 216]
Yang bisa ngukur lo sekarang ada di level mana ya diri sendiri lo fir. Misal, ini misal ya. Sekarang lo ada di level 70. dalam jangka waktu satu tahun ke depan lo bisa naikin ke level 90. Sementara di belahan bumi lain seseorang dengan codename #clarissa telah bertahun-tahun melakukan “ikhtiar-langit” dan saat ini ada di level 80. Tahun depan ternyata di berada di level 90. Sehingga kalimat yang ada di An-Nur 26 bukan sesuatu yang mustahil bukan???
Kita seperti dua trotoar jalan yang bersisi, dekat namun tak pernah jadi satu. Ingatlah, di depan sana pasti ada zebra cross yang menghubungkan dua sisi trotoar. *eaaa
Jika kita belum ikhlas, semoga Dia membuat kita menjadi ikhlas. Jika kita belum yakin, semoga Dia menjadikan kita seyakin-yakinnya. Jika kita belum pantas, semoga Dia menjadikan kita pantas untuk disatukan.



hehehe, ungkapan trotoarnya lucu